TNI Buktikan Danau Toba Aman Buat Wisatawan

5433

Karena Faktor alam di Danau Toba kadang bikin wisatawan was-was terkait keamanan. Namun, TNI punya cara sendiri untuk membuktikan keamanannya.

Prajurit TNI, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan i (Yonmarhanlan) Belawan berenang dari Pelabuhan Tigaras di Kabupaten Simalungun ke Pelabuhan Simanindo yang berada di Kabupaten Samosir. Aksi yang dilakukan 10 perenang TNi, sengaja dilakukan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

‘Kegiatan ini digelar agar bisa meningkatkan ketahanan fisik prajurit TNI dan yang lebih utama dapat menggalakkan kembali pariwisata di kawasan Danau Toba. khususnya di alur pelayaran kapal dari Tigaras ke Simanindo pasca tragedi tengggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun Juni 2018 satu tahun lalu,” ungkap Danyonmarhanlan I Letkol Marinir James Munthe M.Tr. Hanla dalam keterangannya, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga:  Sri Asih Bukan Marvel atau DC, Ini Indonesia

Selain itu, juga ada kegiatan selain berenang yaitu mendayung perahu karet. Di mana jarak tempuh sejauh kurang lebih 8 km.

Foto: (Istimewa/ Dok Lantamal I Belawan)

“Danau Toba tetap aman bagi wisatawan yang hendak menyeberang dalam menikmati masa liburan. Asal selalu mengikut aturan yang ada dan menjaga kearifan lokal,” jelas Letkol Marinir James Munthe.

Kegiatan yang dimulai dari Jumat pagi, hingga siang itu, juga dihadiri Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Kadispotmar Lantamal I Letkol Marinir Felix Pakpahan, Mewakili Kemenhub Kordinator Satpel diwakili oleh Ilham Batubara dan Kepala Desa Tigaras Mika Jaya Sitio.

Kegiatan yang dilakukan ini tergolong ekstrem. Dalam pelaksanannya, tim dayung berhasil sampai difinish pada pukul 09.05 WIB, dengan waktu 1 jam 5 menit. Sedangkan tim renang sampai difinish pada pukul 10.10 WIB, dengan waktu 2 jam 20 menit.

Baca Juga:  Nia Ramadhani dan Keluarga Sering Liburan ke Luar Negeri

Kadispora Sumut Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi dan bangga kepada peserta renang dan dayung. Kadispora Sumut berharap, semoga dengan kegiatan ini akan berdampak positif kepada kunjungan wisatawan mancanegara dan juga domestik.

“Wisatawan bisa merasa aman dan bisa menikmati keindahan alam yang ada di Danau Toba. Pemerintah Sumut berharap semoga renang dan dayung ini tetap menjaga semangat patriotisme TNI AL,” ujar Baharuddin Siagian.

Kegiatan ini disambut positif oleh Kepala Nagori (Kepala Desa) Tigaras Mika Jaya Sitio. Menurut Kepala Desa Tigaras, kegiatan ini sangat membantu memulihkan pariwisata di Tigaras yang dirasakan lesu pasca tragedi KM Sinar Bangun.

“Juga selama ini kita sudah berupaya semaksimal mungkin menggalakkan pariwisata di Tigaras,” ujarnya.

Baca Juga:  Pevita Tegaskan 'Sri Asih' Bukan Wonder Woman ala Indonesia

Kepala Desa Tigaras berharap, dengan kegiatan yang Diaksanakan Marinir dapat mengembalikan gairah pariwisata di Danau Toba khususnya di alur pelayaran Tigaras ke Simanindo.

“Kegiatan yg dilakukan ini berdampak positif dan menjadi daya tarik terhadap kunjungan wisata ke Tigaras dan Samosi,” tandasnya.

Selanjutnya setelah pelaksanaan dayung dan renang, dilakukan pelepasan ikan mas secara simbolis oleh Danyonmarhanlan I, Kadispotmar Lantamal I, Kadis pariwisata Samosir, Danramil Dolok Pardamean, Kapolsek Dolok Pardamean, Kades Tigaras, Kemenhub Tigaras.