SMK Satria Kendari Dan Putera Muna Barat, menang kompetisi AHSC 2019

1183

Kendari.Sultra-Nul-Nul.Com.PT Astra Honda Motor (AHM) menguji keterampilan siswa serta para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mitra binaan melalui gelaran kompetisi 10th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2019.

Pada ajang tersebut, peserta bernama Syukur, Guru SMK Satria Kendari yang merupakan salah satu SMK yang dinaungi oleh Astra Motor Makassar berhasil menyabet juara 1 kompetisi khusus guru se-Indonesia.

La Resi, S.Pd., M.Pd selaku kepala Sekolah SMK Satria Kendari berharap, pada guru, agar tetap meningkatkan kompetensinya sehingga menghasilkan siswa-siswi yang unggul, mandiri dan kompetitif, ujar Kepala sekolah asal Lalemba, Muna Barat ini.

Pada ajang itu juga, La Rusdin wa Falama, siswa SMK Satria Kendari, Asal Lalemba, Muna Barat, yang mewakili dealer Makassar, berjuang gigih menunjukkan kebolehannya dalam kompetisi sekolah vokasi tersebut.
La Resi berharap setelah kompetisi ini berharap pada siswa agar belajar dengan tekun, disiplin dan mengikuti arahan dari gurunya karna guru yang mendidik mereka telah teruji kemampuannya sehingga dapat menjadi manusia yg unggul untuk Indonesia yg lebih baik.
Dia (La Resi) sangat bersyukur kepada Allah SWT memiliki guru yang memiliki kompetensi yang hebat yang dpt membawa nama baik SMK Satria Kendari, Sultra, serta Regional Makassar.

Baca Juga:  Pemda Mubar Harap Bupati Muna Hadiri Hut.Mubar Ke 5

“dan tak lupa saya ucapkan Selamat atas penghargaan yg diraih semoga menjadi motivasi dan menjadi amal jariah dalam mengamalkan ilmunya kepada anak didiknya.
Lanjutnya dia berharap kepada masyarakat secara umum agar tidak ragu menyekolahkan anaknya di SMK Satria Kendari karena disana terdapat guru-guru yg kompeten di bidangnya masing-masing “ingin sekolah di teknik sepeda motor, ingat SMK Satria Kendari”.

Manager Technical Service Department Nindyatama mengatakan kompetisi 10th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2019 merupakan bagian dari langkah AHM dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi industri SMK binaan Astra Honda di Indonesia.

“Ajang kompetisi ini diharapkan dapat membantu pemerintah menyiapkan generasi muda yang terampil menguasai perkembangan teknologi sepeda motor di Indonesia, serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan teknik para tenaga ajar di SMK,” terangnya.
Para peserta mengikuti kompetisi uji kompetensi mulai dari tingkat sekolah, berlanjut ke jenjang regional yang diadakan oleh main dealer sepeda motor Honda pada periode Januari-Agustus 2019.

Baca Juga:  Adik Rajiun Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRD Mubar

Puncaknya, sebanyak 40 siswa terbaik dan 27 guru terbaik yang merupakan perwakilan dari 27 main dealer sepeda motor Honda berkompetisi di tingkat nasional yang diadakan oleh AHM pada 14 hingga 17 Oktober 2019 di Jakarta.

Bekerjasama dengan 27 jaringan main dealer sepeda motor Honda di 34 provinsi di  Indonesia, kompetisi di bidang vokasi industri ini mengusung tema “Satu Hati Wujudkan SDM Unggul“.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada kompetisi yang telah diselenggrakan selama satu dekade, AHM memperluas kategori peserta dengan menyelenggarakan kompetisi khusus guru SMK.

Kompetisi tahun ini diikuti oleh 23.371 siswa dan 422 guru dari total 686 SMK yang telah mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di seluruh Tanah Air.

Baca Juga:  Forum Kita :Intimidasi Aparat Kepolisian Kepada Jurnalis Bentuk Pembangkangan Terhadap Amanat Reformasi

Adapun tahap penilaian pada kontes ini terdiri dari tahap pengujian secara tertulis dan praktek. Pada ujian tertulis, peserta diuji pengetahuan para siswa dan guru terkait teknologi teranyar sepeda motor Honda
Selain itu, para peserta juga diuji secara praktek untuk keterampilan dalam menganalisa teknik permasalahan terkait mesin, rangka, kelistrikan, serta trouble shooting sepeda motor Honda. Khusus untuk kompetisi yang diikuti oleh guru, ada materi uji kompetensi pedagogik yang menjadi salah satu materi penilaian saat kompetisi.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Asrorun Ni’am Sholeh yang hadir saat pembukaan kompetisi ini mengatakan pemerintah menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai skala prioritas melalui beragam program peningkatan kompetensi.