Samsung Galaxy A50s Dipasang NFC, Bisa Top-up e-Money

2188

Penerus Samsung Galaxy A50, Galaxy A50s, resmi dirilis di Indonesia. Smartphone itu memiliki peningkatan dari berbagai fiturnya, salah satunya penambahan NPC yang tidak ada di Galaxy A50.

“Samsung Galaxy A50s dibekali dengan NFC, ini memudahkan payment, bisa top-up hanya sekali tap dengan aplikasi yang sudah ada. Kita juga menghadirkan aplikasi payment Samsung Pay yang bekerja sama dengan Dana,” ujar Product Marketing Manager Samsung Electronic Indonesia Irfan Rinaldi, di Ciputra World, Jakarta Selatan, Rabu, 11 September 2019.

Pada saat presentasi Irfan juga menunjukkan mudahnya mengecek saldo e-money, cukup sekali tap, langsung terbuka aplikasi payment. Dari situ, jika ingin melakukan top-up ada pilihan untuk menambahkan saldo dalam e-money.

Baca Juga:  Oppo A9 2020, Spesifikasi Hingga Harganya

“Tergantung dari emoney-nya, kalau Tokopedia bekeja sama dengan Bank Mandiri. Kita hanya menyediakan hardware-nya saja, sekarang mulai ada kemudahan dari partner seperti bank dan aplikasi lainnya, jadi kita hanya menyediakan hardware-nya saja,” kata Irfan.

Samsung Galaxy A50s hadir dengan dua varian RAM dan memori internal, pertama variam 4GB/64GB dibanderol dengan harga ritel Rp 4,099 dan harga pre-order Rp 3,899 juta. Kedua 6GB/128GB dengan harga ritel Rp 4, 899 dan harga pre-order Rp 4,599 juta.

Layar Galaxy A50s berukuran 6,4 inci Full HD+ Super Amoled Infinity-U, sehingga menawarkan pengalaman memukau untuk menonton video, termasuk pengalaman multi-tasking, browsing dan bermain game.

Dari segi kamera, Samsung memasang tiga kamera utama dengan sensor utama 48 MP, ultra wide 8 MP dan sensor dept 5 MP. Sedangkan kamera depan dipasang sensor 32 MP.

Baca Juga:  Bowers & Wilkins Rilis Headphone Wireless Teknologi Qualcomm

“Dari segi baterai Samsung membekalinya dengan daya baterai 4.000 mAh. Kami menghadirkan tiga varian warna, yakni Prism Crush Black, Prism Crush White dan Prism Crush Green. Galaxy A50s dari segi desain hadir berbeda, sekarang menggunakan futuristic holographic effect,” tutur Irfan.