Sakit Perut Melilit, Coba Atasi dengan 7 Bahan Alami Ini

4446

Hampir semua orang pasti pernah mengalami sakit perut, baik itu dalam bentuk kram, mual, dan diare. Sakit perut melilit kerap menjadi pengganggu dalam melakukan beragam aktivitas harian. Beberapa akan langsung mencari obat untuk mengatasi masalah sakit perut itu. Namun sebelum mencari obat, tahukah Anda sebenarnya ada beberapa makanan dan minuman yang berfungsi sebagai pengganti obat sakit perut melilit.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan untuk meredakan sakit perut yang patut Anda coba saat rasa sakit menyerang seperti dilansir SehatQ:

  1. Pisang
    Pisang kerap dijadikan asupan energi untuk para pelari maraton. Pasalnya, pisang merupakan buah yang mudah dicerna dan tidak membuat perut sakit. Selain itu, pisang juga dapat membantu Anda mengatas sakit perut karena memiliki kandungan pektin, yang membantu memulai gerakan usus secara alami.
  2. Pepaya
    Selanjutnya, pepaya juga merupakan buah yang masuk dalam daftar makanan untuk meredakan rasa sakit perut. Dengan mengonsumsi pepaya, organ pencernaan Anda akan berjalan dengan lebih lancar. Selain itu, keluhan diare juga dapat teratasi sebab pepaya dapat mengurangi gangguan pencernaan dan membantu mengatasi konstipasi. Keajaiban buah ini ada pada enzim papain dan chymopapain, yang membantu memecah protein dan menenangkan perut dengan meningkatkan lingkungan asam yang sehat. Jika Anda tidak dapat menemukan pepaya segar, Anda dapat mengonsumsi tablet ekstrak pepaya untuk meredakan sakit perut Anda
  3. Nasi Putih
    Ketika perut Anda terasa sakit dan mual, cobalah untuk mengisinya dengan makanan hambar seperti nasi putih, roti panggang, atau kentang rebus. Selain tidak menambahkan tekanan pada sistem pencernaan yang sudah sensitif, makanan penawar perut ini membantu meringankan diare dengan menyerap cairan dan menambahkan massa kotoran Anda. Setelah Anda merasa perut Anda membaik, alihkan makanan pada asupan biji-bijian seperti beras merah dan quinoa karena lebih tinggi serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya.
  4. Jahe
    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengatasi mual dan gangguan pencernaan. Para ahli bahkan merekomendasikan jahe sebagai asupan yang harus dimakan setelah terkena flu perut atau keracunan makanan. Anda dapat memilih teh jahe, bubuk jahe, atau bahkan dapat permen jahe atau jahe segar untuk meredakan sakit perut. Selain itu, kreasi jahe juga dapat dibuat dalam bentuk smoothie dengan kombinasi buah lain yang memberi rasa manis.
  5. Saus Apel
    Sama seperti pisang, apel adalah sumber pektin yang baik, yang membantu mengurangi gejala dan keluhan pada diare. Jika Anda berurusan dengan sakit perut, cobalah untuk mengonsumsi irisan apel yang ditambah dengan saus apel. Saus apel cukup direkomendasikan sebab apel yang sudah matang akan lebih mudah untuk dicerna. Jangan lupa untuk menambahkan kayu manis yang juga berperan dalam memperbaiki pencernaan sehingga menjadi lebih baik. Anda dapat menaburkan sedikit kayu manis bubuk di atas saus apel untuk lebih menenangkan perut.
  6. Teh Herbal
    Secangkir teh herbal hangat, baik itu dengan aroma peppermint atau chamomile, telah terbukti mampu mengatasi sakit perut. Selain mengurangi gejala iritasi usus besar, peppermint juga telah terbukti membantu menenangkan sakit tenggorokan dan sakit perut. Selain itu, chamomile juga dapat meredakan sakit perut karena efek relaksasi dan kemampuannya untuk menghilangkan stres dan ketegangan di tubuh.
  7. Yogurt
    Kebanyakan produk susu merupakan jenis makanan yang dicerna, tetapi satu porsi yogurt tawar bekerja berwalanan. Dan sebelum memilih yogurt, pastikan untuk memilih yogurt dengan label “active culture”. Label ini menandakan bahwa yogurt tersebut mampu meningkatkan kerja dari bakteri baik di usus Anda sehingga dapat meredakan peradangan dan rasa tidak nyaman pada perut. Jika Anda sulit mencari yogurt dengan label tersebut, cobalah untuk memilih yogurt tawar organik sebagai pereda rasa sakit perut.
Baca Juga:  Tips Mencegah Salad Buah Berubah Warna jadi Kecokelatan

Sakit perut, mulai dari ringan hingga yang menimbulkan efek melilit, disebabkan oleh berbagai kondisi. Namun, yang biasanya menyebabkan rasa sakit itu antara lain infeksi, peradangan, serta kelainan usus. Infeksi pada tenggorokan, usus, dan darah, bisa mengakibatkan masuknya bakteri ke saluran pencernaan. Akhirnya, hal ini menimbulkan sakit perut. Infeksi ini pun bisa berdampak buruk pada saluran pencernaan, dan memicu diare maupun sembelit. Kondisi seperti flu perut, asam lambung, muntah dan stres pun bisa menjadi penyebab sakit perut.