Lima Tahun Ditangan Rajiun,Progres Pembangunan Mubar Kian Melejit

77
Ornamen Tugu Rambutan

 MUNA BARAT,SULTRA.NUL-NUL.COM, Pembangunan di Kabupaten Muna Barat (Mubar) kian melejit, progres pembangunan mulai terlihat dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Hal itu terjadi karena program pembangunan di wilayah tersebut dititik beratkan pada pembangunan infrastruktur dasar dan pembukaan akses jalan baru bagi wilayah yang terisolir. Selama Lima tahun Bupati Mubar LM.Rajiun Tumada,telah memprogramkan pembangunan di bidang fisik yakni pembangunan jalan baru untuk membuka akses wilayah yang dianggap terisolir,Jembatan,bendungan dan irigasi. Berdasarkan data dari PUPR Mubar ruas jalan yang dibangun selama kepemimpinna Rajiun, sepanjang 700 KM dan sebagian besar telah diaspal meliputi peningkatan status jalan propinsi menjadi jalan nasional yang di anggarkan melalui APBN.

Baca Juga:  Dana Tambahan Infrastruktur di Papua 2020 Naik Jadi Rp 2,85 T
Proses Pengaspalan Jalan Ringroad Laworo menggunakan aspal hotmiks

Jalan Ringroad kurang lebih 25 KM, Rehabilitasi jalan provinsi didanai dari APBD provinsi dari Tugu Lagadi sampai dengan Desa Lindo.Pembangunan jalan baru kabupaten Di seluruh wilayah Mubar untuk membuka akses jalan baru bagi wilayah yang dianggap terisolir. “Khusus jalan jalan ringroad sebagai ikon muna barat di bangun dua jalur,sepanjang 24 KM dengan lebar 24 Meter. Insya allah tahun 2020 akan dilakukan dan tuntas untuk ikon Mubar”,kata rajiun.

Bupati Mubar,LM.Rajiun Tumada bersama rombongan saat memantau progres penuntasan pengaspalan Jalan Ringroad Laworo

Selain pembangunan jalan, Rajiun juga telah membangun berbagai Ornamen diwilayah kota Laworo. Pembangunan ornamen tersebut mulai dari tugu Lagadi sampai dengan Tondasi terdiri dari 14 unit. 14 tugu tersebut sebagai ornamen kota laworo sekaligus menandakan potensi masing-masing wilayah.

Baca Juga:  Uking Djasa Nyatakan Sikap Dukung Rajiun di Pilkada Muna 2020

Di tangan Rajiun Mubar juga telah mampu menata kota dengan membangun tapal batas batas areal wilayah Kota Laworo dantapal batas kabupaten dengan kabupaten lain. Hal itu terbukti dengan adanya bangunan pintu gerbang sebanyak 9 unit .

Dalam perjalanan memimpin Mubar juga Rajiun Sadar betul bahwa kondisi Mubar sangat memprihatinkan.Bukan hanya jalan, berbagai infrastruktur lain juga sangat memprihatinkan. Ia melihat secara langsung kondisi diwilayah tersebut.Banyak jembatan yang telah rusak dan tidak layak di lewati oleh kendaraan masyarakat. Kemudian bendungan dan irigasi yang sudah tidak mampu menyuplai air untuk kebutuhan para petani karena usia bangunan sudah cukup tua.

Kabid Sumber Daya Air,PUPR Mubar,Surachman saat meninjau langsung progres pembangunan Irigasi Di Mubar

 Atas dasar itu,Rajium membuktikan diri dengan memprogramkan pembangunan jembatan sebanyak 42 unit,pembangunan deker 70 unit,perbaikan bendungan dan saluran irigasi sepanjang kurang lebih 25 KM. “Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab saya untuk memperbaiki daerah ini”,pungakanya

Baca Juga:  Kapolres Jakbar Duga Demo Mahasiswa Disusupi Seperti Aksi 22 Mei