Disduk Capil Mubar Atasi Kekurangan Blangko KTP-Elektronik Dengan Suket

2719
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Muna Barat. Alimin Ole,SH

MUNA BARAT,SULTRA.NUL-NUL.COM- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Muna Barat (Mubar) kehabisan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik. Hal itu disampaikan Kadis Disduk Capil Mubar Alimin saat di temui di ruang kerjanya,kamis (31/10/2019).

Kekurangan blangko KTP-El terjadi karena beberpa waktu yang lalu banyak masyarakat yang mengurus sementara stok blangko yang tersedia sangat terbatas. Mereka adalah siswa yang baru berumur 17 tahun dan masyarakat yang sudah memiliki KTP-Elektronik tapi ingin mengganti status dalam identitas.
“Di mubar yang banyak mengurus itu pemilih pemula. Kemudian ada juga masyarakat yang mengganti status identitasnya, misalnya pekerjaan awalnya dalam KTP.El wiraswasta di ganti jadi petani. Karena kalau tidak diganti mereka tidak dapat bantuan dari pemerintah”,jelasnya.

Baca Juga:  Selain Jumpa Jokowi, Elite Partai Komunis China Bertemu Prabowo

Terkait kekurangan Blangko tersebut, Alimin mengaku masih menunggu informasi dari pihak kementrian. Pasalnya pihak capil mendapat informasi bahwa dalam waktu dekat ini sudah akan disalurkan.

“Kita menunggu dulu,mungkin nanti selesai anggaran perubahan baru bisa keluar”,terangnya.

untuk memaksimalkan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan yang membutuhkan KTP-el, maka pihaknya masih mengandalkan surat keterangan perekaman sebagai pengganti KTP-el untuk sementara.

“Sebagai ganti KTP-el kita menyiapkan Suket perekaman untuk masyarakat, sedangkan apabila ada pelayanan yang tidak bisa menggunakan Suket baru menggunakan Blangko KTP-el,” terang Alimin.

Pihaknya berharap masyarakat memahami blangko KTP-el yang terbatas, meski ada pihaknya akan menggunakan blangko itu untuk kebutuhan masyarakat yang benar-benar mendesak.

Baca Juga:  2 Ribu Pengendara Ojek Online Bakal Demo di DPR Besok

“ Kita berharap masyarakat bisa paham kondisi blangko saat ini, apabila ketersedian blangko kembali normal, akan kita maksimalkan pencetakan hasil rekaman yang belum di cetak,” tandasnya.