Cetak Perdana,Disduk Capil Mubar Siapkan 20 Ribu Keping Blangko KIA

1637
Foto Net

MUNA BARAT,SULTRA.NUL-NUL.COM- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah menyiapkan 20 ribu keping Blangko Kartu Identitas Anak (KIA) . KIA bertujuan untuk memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan, dan transportasi.

Kepala Dinas Disduk Capil Mubar, Alimin menyampaikan bahwa Secara umum, KIA memiliki kegunaan yang sama dengan KTP. Menurut Permendagri nomor 2 tahun 2016, penerbitan KIA dapat melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, hingga untuk mencegah terjadinya perdagangan anak.

“Kartu ini juga dapat menjadi bukti identifikasi diri ketika sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk”,terang alimin saat di temui diruang kerjanya, kamis (31/10/2019)

Alimin mengaku untuk menyukseskan program tersebut pihaknya akan melakukan kordinasi dulu dengan pihak Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten,selanjutnya Diknas akan menyampaikan hal itu kepada para kepala sekolah.

Baca Juga:  2 Ribu Pengendara Ojek Online Bakal Demo di DPR Besok

“Sekarang Kita baru mau sosialisasi bekerja sama dengan pihak Diknas dan tokoh masyarakat.Insya allah,sosialisainya kita lakukan bulan November ini”,terangnya.

Setelah melakukan soaialisasi pihaknya akan mulai melayani masyarakat untuk mencetak KIA. Capil juga sudah menyiapkan seluruh alat-alat pencetak.

“Saat ini belum ada yang di cetakan, tapi blangko sudah ada dan alatnya tinggal di instal saja”,ujarnya.

Dikutip dari situs resmi Kemendagri, kartu identitas anak ternyata terdiri dari dua jenis. Pertama KIA khusus anak yang berusia 0 sampai 5 tahun, dan kedua KIA untuk anak usia 5 sampai 17 tahun kurang satu hari.
Bagi anak umur 0-5 tahun tidak punya foto.kemudian umur 5-16 sudah ada fotonya

Baca Juga:  Masuk PDIP, Gibran Anak Jokowi Incar Kursi Wali Kota Solo

Secara umum, berikut syarat-syarat pembuatan KIA sesuai dengan usia anak yang perlu disiapkan orangtua:

Bayi anak yang baru lahir, KIA akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran. Bagi anak usia di bawah 5 tahun dan belum memiliki KIA, syarat yang perlu dipenuhi adalah fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas), KK asli orangtua/wali, dan KTP asli orangtua/wali.

Bagi anak di atas 5 tahun dan belum memiliki KIA, syarat-syarat yang perlu dipenuhi adalah fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas), KK asli orangtua/wali, dan KTP asli orangtua/wali, pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar.

Bagi anak warna negara asing (WNA) yang tinggal di Indonesia, syarat-syarat yang perlu dipenuhi adalah fotokopi paspor dan izin tinggal tetap, KK Asli orang tua/wali, KTP elektronik asli kedua orangtua.

Baca Juga:  Disduk Capil Mubar Atasi Kekurangan Blangko KTP-Elektronik Dengan Suket

Lebih lanjut, Alimin juga menyampaikan bahwa Secara umum, langkah-langkah membuat kartu identitas anak sesuai dengan Pasal 13 Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak yakni

Pemohon atau orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Kepala Dinas kemudian menandatangani dan menerbitkan KIA
KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.

Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimalM